Ketika saya tidak bisa menyampaikan sesuatu kepada seseorang, beberapa orang atau berbagai orang InsyaAllah saya bisa menyampaikannya disini walau tidak semuanya. Karena saya masih memiliki hati untuk menyimpan segala perasaan.
take what happened as a lesson
Senin, 31 Desember 2012
Hati Kecil
Sudah lama rasanya tidak berbicara tentang cinta. Karena selama itulah saya menyangkal tidak membutuhkan seorang kekasih. Semua itu sirna setelah tadi sore saya menonton film Habibie dan Ainun. Hmmmm (saya gak tau harus malu atau gimana)
Namun keindahan dari menjalin hubungan dalah saling mencintai, saling merasakan dan saling menyemangati.
Mungkin saya harus berdamai dengan waktu dan dia-entah-siapa.
Mulai Bersyukur
Disetiap akhir tahun saya selalu membuat resolusi dan harapan-harapan saya untuk tahun berikutnya. Karena mungkin itulah tradisi yang telah berkembang tanpa diketahui alasannya.
Namun, kali ini saya menyesali itu.
Akhir 20110 dibawah dentuman kembang api yang nyala, saya menulis harapan terbesar saya di blog ini yang intinya adalah agar oom saya dapat sembuh. Sebelumnya saya telah bodoh memilih merayakan tradisi tahun baru ngumpul-ngumpul bareng temen2 SMA. Pada saat yang bersamaan pula di rumah oom saya, keluarga besar ngumpul disana. Jarak antara rumah teman saya dengan rumah om itu sangat dekat, karena itulah sekitar pukul setengah 1 saya menuju rumah om. Saya berharap keluarga masih diluar dengan segala kehebohannya, namun ternyata saya hanya mendapati sisa potongan-porongan ayam bakar dan oom yang bergegas masuk rumah setelah kembang api habis dinyalakan. Begitulah kenyataan pahitnya.
Januari 14, ada kenyataan yang lebih pahit lagi. Beliau sudah dipanggal oleh Allah dan kami harus mengikhlaskannya. Ikhlas. Itulah kewajiban kami.
Andai saya tidak membuat harapan besar itu, mungkin pada hari akhir beliau tidak ada penyesalan bagi saya. Tidak ada keinginan-keinginan bodoh dengan menganggap semua itu hanya mimpi. Mungkin saya akan sekuat mama, yang sangat tampak ikhlas walaupun beliau adalah sosok yang sangat berjasa demi kesembuhan om. Karena apa mama kuat? Karena mama lebih sering bersyukur daripada berharap yang akan lebih mendatangkan penyesalan nantinya. Dengan bersyukur akan membuat hidup lebih ikhlas.
Sudah cukup rasanya untuk menomorduakan keluarga demi keeksisan di kalangan teman-teman. Hidup saya bertujuan untuk membahagiakan diri saya, keluarga dan teman. Itu merupakan urutan yang tepat.
Tahun 2012 biasa saja bagi saya. Kejadian-kejadian dan peristiwa-peristiwa yang terjadilah yang membuat saya harus lebih banyak bersyukur atas apa yang ada dalam genggaman saya, tanpa harus menjangkau yang jauh dari jangkauan.
Hiduplah dengan rasa syukur tanpa perlu menjadi rakus dengan merampas segala yang telah ada digenggaman.
Malam ini rumah saya sangat damai dan tentram, saya tidak akan iri dengan keadaan diluar yan hiruk-pikuk akan euforia tahun baru itu. Karena inilah kebahagiaan saya. Bermain bersama ponakan-ponakan lucu dan tadi baru saja menerima jagung dan ayam bakar dari tetangga. Saya suka makanannya! Terimakasih.
Langganan:
Komentar (Atom)