take what happened as a lesson

Senin, 19 Desember 2011

"People, please be wise.."

apa yang kamu miliki sekarang belum tentu kelak akan tetap bersamamu.
jangan menggantungkan segala sesuatunya kepada orang lain yang belum tentu setia kepadamu.
jangan terbuka lebar untuk berbagai pilihan.
pilihan yang menguntungkan, atau yang menyesatkan.
silakan pilih.
gunakan hatimu.
jika tidak ada, gunakan otakmu.
jika tidak ada gunakan instingmu.
hanya satu yang tidak boleh kamu gunakan,
NAFSUMU..


dulu, kakak saya tercinta tiba-tiba mengirim pesan yang intinya berisi; "kak mita bangga punya orangtua kayak mama dan papa yang udah ngajarin kita untuk hidup sederhana.."
simple emang.. orangtua mana yang tidak mengajarkan hal-hal positif kepada anaknya. namun, ajaran orangtua itu terlaksana atau tidaknya dapat dilihat dari anaknya. mungkin bagi saya pribadi, saya dan saudara-saudara kandung saya yang lain kami lebih baik daripada kebanyakan anak jaman sekarang. tapi tidak selamanya hidup itu penuh perbandingan. saya sendiri masih jauh dari kesederhanaan itu. walaupun setidaknya, saya masih dapat berpikir bagaimana cara agar tidak mengecewakan orangtua dan membahagiakan mereka.

kecewakah orangtuamu saat kalian lebih sering menuntut materi daripada perhatian dan nasihat? jika iya, kamu masih menjadi orang yang beruntung di dunia ini. jika tidak, berubahlah. berpikirlah untuk ke depan.
materi bukanlah sebuah target diri, tapi kehancuran pribadi.
target kita adalah hidup dengan bahagia, bukan karena materi.

Senin, 05 Desember 2011

What I Feel

Waktu bergerak, suasana berubah, perasaan tak lagi sama.

Dulu itu galau karna cowok. Iya, cowok. Konyol, ah rasanya. Tapi sekarang itu galau karna hal yang lebih konyol dari seorang cowok.
Saya gak bisa menyebutkannya. Saya selalu berusaha untuk membatasi privasi saya dengan dunia maya. Seperti headblog saya, saya akan selalu mencurahkan perasaan saya di blog ini, tapi tidak semuanya. Karna saya masih mempunyai hati yang tempat menyimpan segala perasaan.
Mau tau perasaan saya lebih mendalam? Ketik HATI spasi SAPI kirim ke 14045.. Ah gampang, untuk mengetahui perasaan saya, pintu hati saya selalu terbuka kok. Eaaaaa #modus

Minggu, 04 Desember 2011

Tekad

Untuk pertama kalinya saya bercerita tentang kegiatan organisasi yang saya ikuti. Kenapa gak pernah saya curhat tentang organisasi? Karna gak ada waktu. Titik.

Udah dua hari berturut-turut saya ikut diklat jurnalistik yang diadakan oleh Tekad. Apa itu Tekad? Tekad adalah satu-satunya organisasi yang saya ikuti. Dimana organisasi ini menunjang bakat kita didalam media masa. Apa alasan saya mengikuti Tekad? Karena saya menyukai dunia kata. Saya ingin tulisan-tulisan saya dibaca. Saya ingin bakat saya keluar. Saya ingin menjadi orang yang lebih percaya diri dengan karyanya. Bukan hanya diri saya, tapi karya saya juga ingin dihargai.

Saya baru aja pulang dari acara Diklat Jurnalistik yang diadakan Tekad. Di hari pertama acaranya memang sedikit atau bahkan membosankan. Namun di hari kedua baru keluar dah tu serunya acara. Dihari kedua ini seharusnya kami pergi mengunjungi media percetakan Koran riau, tapi ternyata ada kendala dan batal. Hampa rasanya diklat jurnalistik tanpa kunjungan media itu. Panitia menggantikannya dengan membuat game di taman kota. Seru! Kami dibagi beberapa kelompok. Masing-masing kelompok disuruh membuat tabloid/majalah/Koran atau rubric apapun. Kelompok saya membuat majalah yang konsisten membahas tentang lingkungan.
Kalo dari segi hasil tabloid saya memang optimis, tapi dari segi yel-yel dan kehebohan saya teramat sangat pesimis. Eh taunya di ujung acara, kelompok saya mendapat award sebagai kelompok terbaik. Asli, shock abis! Karena menurut saya ada kelompok yang lebih seru dan mungkin pantas untuk menang. Setelah acara selesai saya curhat tentang kepesimisan saya dan dia bilang, “Tadi Kak Aristra (panitia) bilang kelompok kau bagusnya di hasil kerjanya.”
Sumpah lega..

Awal acara dihari kedua itu, mood saya sempat terombang-ambing entah mengapa, namun mood kembali normal setelah saya mendapat award sebagai peserta dengan tulisan terbaik bertemakan Green Jurnalism. Ada empat pemenang dari kategori itu, dan nama saya dibacakan paling akhir. Judul berita karangan saya itu mikirnya mampus-mampusan. Karena dengan waktu yang terbatas, otak otomatis buntu seketika. Tapi saya gak pernah nyerah untuk memikirkan judul yang terbaik. Menurut saya dari dari judullah pertama kali timbul persepsi baik pembaca tentang berita kita. Dan akhirnya terpikirkan judul “Kesadaran Hilang, Lingkungan Melayang” OKE, FIX! Dan membuahkan hasil. Alhamdulillah.

Dengan mendapat apresiasi dari diklat ini, membuat saya termotivasi untuk terus belajar dan terus berkarya. Setelah ini, saya ingin memaparkan target yang ingin saya capai berhubungan dengan jurnalistik. Saya ingin, bukan hanya badan saya yang terus kembang tetapi juga karya saya. Amin. :’)

Sabtu, 26 November 2011

Puncak Kesedihan

Dua hari berturut-turut melangkah dengan keraguan dan pasti mendapat kekecewaan. Nggak bisa dipungkiri itu. Melakukan kesalahan yang sama.

Mulai besok harus lebih memantapkan tekad dan semangat untuk memulai hari. Langkah yang pasti membawa kita menuju hidup yang happy..

SEMANGAT YUNI!! :')
Nggak ada waktu untuk bersedih. Tunjukkan pada dunia kalau kamu bahagia. Biarkan mereka iri dengan kebahagiaanmu. You are what you think. "aku bahagia" OKE, AKU BAHAGIA! "aku pinter" OKE, AKU PINTER! "aku manis" OKE, AKU MANIS! Ah udah ah..

Yun, jika kamu bersedih maka tertawalah. Karena sesungguhnya puncak kesedihan itu adalah tertawa. Biarkan hati dan otak yang berperan untuk menyamarkan kesedihanmu. Tak perlu seluruh dunia tau kalau kamu sedih. Satu tetes air matamu, juga membuat bumi pertiwi sedih. Insan semesta alam harus selalu bahagia.


TERTAWALAH YUNIIIII!!

Selasa, 22 November 2011

Just Saying

Enggak semuanya bisa diungkapkan. Enggak semaunya kita mengungkapkan. Ada yang bisa diterima. Ada juga yang berat menerima.
~ Yuni Unyu

Sabtu, 19 November 2011

Senja. Perempuan. Perasaan.

ngerti gak maknanya apa? kalo ngerti pasti bohong. saya aja gak ngerti. eh saya bohong, saya ngerti tapi gak mau ngejelasin. jadi, gak ngerti aja deh.

saya lagi sensitif banget nih. ngeliat Firda Sari kalah saya nangis. padahal gak nonton pertandingannya, cuma liat pas seserahan (?) medali. kasian bet mbak firda.. ada yang nangis lagi gak selain saya? pasti gak. cos i'm the strange woman in the danger world.
entah karena jiwa nasionalisme saya yang tinggi atau lebih pada sensitifisme yang luar biasa.. entahlah..

tapi beneran ini saya lagi mellow berat, lebih berat dari badan saya. parah kan? nimbang berat badan aja mesti di timbangan beras, nah ini tingkat mellow saya mesti ditimbang dimana nih biar keukur.

hal yang tiba-tiba membuat saya mellow adalah kenapa semua yang ada disekitar saya apapun itu, tidak ada yang sepenuhnya saya miliki. sesuatu itu memang selalu bersama saya, namun hanya sebatas itu. maaf kalo penyampaian saya kurang begitu jelas. saya gak memiliki contoh untuk menggambarkan perasaan saya sekarang. contohnya banyak, tapi gak ada satupun yang bisa saya sampaikan.

mungkin saya harus bisa menjadi lebih baik lagi. sekarang MEMANG saya SANGAT membutuhkan apapun itu, tapi saat tiba waktunya saya yang dibutuhkan dalam keadaan apapun.



*maaf kepada blogspot tercinta yang udah saya anggurin berbulan2. udah brojol belum? -___- saya sibuk, bukannya tidak ada yang mau saya ceritain tapi malah karna terlalu banyak hal yang ingin syaa tulis. dan terimaksih untuk senjanya yang mau mendengarkan random story saya yang saya sendiri gak ngerti, gak paham, sama sekali. bahkan gak ada juga yang mau ngertiin #eh

Rabu, 28 September 2011

Di Kala Hujan Sore-Sore

Setelah mandi pagi yang saya lakukan di sore hari, saya memutar playlist. Dan langsung terputar Untitled - Maliq'nD. Ini nih liriknya:

Ketika kurasakan sudah
Ada ruang di hatiku yang kau sentuh

Dan ketika kusadari sudah
Tak selalu indah cinta yang ada..uwo..o..o

Mungkin memang ku yang harus mengerti
Bilaku bukan yang ingin kau miliki
Salahkah ku bila
kaulah yang ada di hatiku
ooh...

Adakah ku singgah di hatimu?
Mungkinkah kau rindukan adaku?
Adakah ku sedikit di hatimu?
Bilakah ku mengganggu harimu
Mungkinkah tak inginkan adaku
Akankah ku sedikit di hatimu?
Bila memang ku yang harus mengerti
Mengapa cintamu tak dapat kumuliki
Salahkah ku bila
kaulah yang ada di hatiku
Kau yang ada di hatiku

Bila cinta kita tak kan tercipta
Ku hanya sekedar ingin tuk mengerti
Adakah diriku oh singgah di hatimu?
Dan bilakah kau tau
kaulah yang ada di hatiku
Kau yang ada di hatiku
Adakah ku di hatimu?


Gilak ini lagu! Gilak! Dengerin pas hujan, alam seakan mengerti perasaan saya. Atau alam kasihan pada saya? Hahaha ya nasib ya nasib #halah
Bawa santai ajalah ya.
Sayang hujannya udah berhenti. Eh ambigu ya pernyataan saya. Iya, baca 'sayang' nya ga perlu manja. Yaudah saya tukar, hmm apa yaa: Sayangnya hujan udah berhenti. Nah! Gitu ya? Oke. #miris


Yaudahlah ya. Bye.

PS: siapapun yang baca ini nggak boleh galau ya. Cukup saya aja (?) T_T

Jumat, 16 September 2011

Cinta -> Luka

"Saat cintaku dirasa mengganggu, aku tidak bisa tidak pergi." ~ @monstreza

Saya sangat sependapat dengan tweet galau @monstreza itu. Sudah lama saya berada dalam proses pergi. Namun masih belum berhasil. Tau kenapa? Mungkin (Ya! Mungkin!), karna cinta itu masih utuh tak tersentuh.

~"Langkahkan kaki, pergi bersama luka dihati."

Cinta yang sudah tak utuh menghasilkan luka. Lukalah yang menjadikan kita kuat untuk melangkah.

Move On!

Sabtu, 03 September 2011

CINTA

CINTA. 5 huruf yang pada akhirnya menimbulkan 5 huruf pula. GALAU.


~Disaat keyakinan selalu beriringan dengan keraguan. Itulah Cinta.

~Disaat kebohongan terasa lebih menyenangkan daripada kejujuran. Itulah Cinta.


Cinta itu pilihan. Mencintai atau dicintai.

Mencintai. Munafik rasanya bila kita tidak pernah berbohong bahwa kita mencintai dia. Selalu saja kita mengelak diawal, dan dilema diakhir. Apakah memilih untuk mencintai atau berhenti ditengah jalan tanpa ada hasil dan akhir.

Dicintai. Terluka atau bahagia. Perasaan orang yang mencintai kita ada ditangan kita. Satu hal, perasaan tidak bisa dipaksa.




"Saya lebih memilih mencintai. Dengan begitu saya tidak perlu merasa harus membalas perasaan orang lain kepada saya." - Pidi Baiq

Sabtu, 16 Juli 2011

Hidup itu Pilihan

"My mama always said life was like a box of chocolates. You never know what you’re gonna get." - Forrest Gump Movie


Tidak ada yang perlu disesali dari sebuah pilihan. Sesalilah penyesalan yang datang seiring berjalannya waktu.

Allah sudah memberimu pilihan. Betapa sayangnya Allah padamu telah memberimu pilihan. Ia hanya meminta, apakah kamu juga sayang pada-Nya setelah kamu diberi pilihan dalam hidupmu? Ataukah kamu meremehkan pemberian-Nya? Ataukah kamu mempermainkan-Nya setelah mendapat nikmat?


Dengan bersyukur, hidupmu akan terasa sempurna...

Bismillah.

Senin, 13 Juni 2011

Just Some Tips

Saya sudah pernah bercerita tentang skrembelbot, kan? Nah, sekarang saya ingin memberi tips bagaimana poin bisa tinggi.

Aheemmmm!

1. Jika Anda masih pemula, jawablah setiap soal yg diberi. Setiap 1 soal ada banyak kemungkinan. Carilah segala kemungkinan itu.

2. Pergunakan otak dan jari Anda dengan cepat. Jawaban harus cepat dan (tidak) mesti tepat.

3. Semakin kecil poin soal, semakin kecil kesempatan untung mendapatkan poin penuh. Jadi, coba semua kemungkinan kata yg bisa terbentuk.

3. Sebaliknya, semakin besar poin pada soal, semakin mudah soal itu dipecahkan. Karena, soal ini hanya mempunyai SATU jawaban pasti.

4. Ada beberapa tips dalam menyelesaikan soal yg panjang:
# perkirakan ujung kata yg akan dibentuk. Biasanya: -isme, -sasi, -tor, -sitas, -sis, -tif, -tik, -meter, -metri, -logi, -log....(apalagi yak!)
# dan ada juga awalan yg bisa dibentuk: Dis-, A-(mis: abiogenesis, etc), inter-, makro-/mikro-, de-, mono-, di-, homo-.....(aduh saya mendadak pikun)
# jika anda sudah mengetahui awalan atau akhiran yang pas, anda hanya menyusun huruf2 lain yg tersisa.
# namun jika susah, lebih baik anda membuka KBBI online yang ada. Hanya dengan memasukkan clue awal/akhiran tadi anda akan menemukan jawabannya di kamus.

5. Masalah penggunaan kamus online. Jika jaringan internet Anda mendukung kecepatan dalam searching, gunakanlah! Jika tidak, bersabarlah! Hahaha

6. Actually, jika Anda rajin (halah!) dan sudah terbiasa, tanpa meraba-raba hurufpun tanpa melihat kamus pun Anda akan tau jawabannya. Kata-kata yang ada di kbbi 'khas' kok.

7. Game robot ini kadang mengulang soal yang sama. Manfaatkan itu untuk menambah poin! (dalam point ini yang dibutuhkan hanya 1: CEREBROVIT - u/ mengingat soal2 yg lalu)


Sepertinya cuma itu deh tips dari saya.
Penutup:
"Harus Cepat dan (Tidak) Mesti Tepat!!"

SEKIAN.

Selasa, 31 Mei 2011

Happy Birthday, Mom.

Selamat Ulang Tahun, Ma.
Anakmu yang selalu membuatmu nangis ini akan selalu berdoa untukmu. Mendoakanmu agar selalu sehat, agar semakin dicintai Papa, semakin dicintai keluarga, agar bahagia karena anakmu, agar rejeki selalu berlimpah, agar Allah selalu menjagamu, agar umurmu panjang, agar didoakan oleh banyak orang, disayang oleh banyak orang, agar fisikmu selalu kuat untuk tetap terus bersosialisasi. Terlalu banyak yang anakmu inginkan untuk membuatmu bahagia, Ma.

"Bahagia bukan untuk dicari, tapi diciptakan." - Pidi Baiq

Biarkan anakmu ini untuk terus mencari proses penciptaan bahagia, Ma. May you wait me for that..
Love you so much, Mama.


Sincerely,

Anakmu, air matamu.

Selasa, 29 Maret 2011

FINALLY I GOT IT!!

Saya punya mainan baruuuu, yey!! Mainannya adalah akun twitter @ skrembelbot That's a cool account!! Akunnya nemu dari temen. Skrembel mainkan hashtag #AcakKata, kita hanya menyusun huruf-huruf yang diberikan. Susahnya, kata-kata yang dimainkan skrembel berdasarkan KBBI - Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jadi ga bisa sembarang jawab. HAHAHAHA STRES MAKSIMAL!!

Tapi saya senaaaaang. Saya kembali kecanduan twitter. Hitungan ngetwit pun semakin hari semakin bertambah.
Ga bisa dipungkiri saya memang spamming abis bagi orang yang ngefollow skrembel juga. Tapi yah gimana, toh saya biasanya ga pernah ato jarang ngespam, kok. Kalo following saya ngespam saya biarin aja kok, ga saya sindir-sindir. Mau menertawakan saya? Tapi kenapa? Karena ngespam? Loh? Ato karena saya kelihatan idiot menyusun kata-kata abal yang ga ada makna? Hubungannya sama kamu apa?
Doh! Bingung!



QUOTE INSPIRED BY PIDI BAIQ:
"Jika kamu merasa kesal sama orang, hanya ada satu cara agar tidak kesal, JANGAN DIRASAKAN."

Sabtu, 26 Maret 2011

Kicauan Minggu Pagi

Selamat pagi, wahai pembaca. Ada ataupun tidak yang baca saya tak peduli. Kebebasan selalu mengiringi.

Tadi pagi2 sekali pertandingan antara Jerman melawan Kazhakstan. Dalam pertandingan yang tidak seru sama sekali ini, Jerman unggul 4-0.
Saya cuma nonton sampe menit 80, skor saat itu masih 3-0. Eh paginya saya cari tau info skor akhir, ternyata Klose menggenapkan gol jadi 4-0 di menit 88 -__- *gigit piring*

Nggak niat-niat amat sih buat nonton bola, kecuali yang main Spanyol. Tapi berhubung saya salah jadwal pertandingannya, ya lanjut aja deh nonton Jerman -.-


Sekarang, saya hanya mengutuki kenapa mata ini cepet bgt meleknya. Ga nyampe 4 jam nih saya tidurnya. Pengennya tidur lagi emang, tapi perut lapar. Gimana dong zzz

Pengharapan Keluarga Besar

Ketika kamu mengatakan kita adalah sebuah keluarga, keluarga besar, saya sangat senang. Tak tertahankan rasa haru yang tercipta dari semua kenangan. Kenangan manis, pahit, suka dan duka tergabung menjadi sebuah memori. Memori yang kita punya tidakklah mempunyai ukuran yang sama. Itu semua tergantung pada hal dimana kita menaruh kecintaan.
Sekuat tangan kita menjaga memori sebagai hal yang nyata yang tak akan terlupa. Hingga akhirnya kita mengulang kenangan itu di masa depan dengan keadaan yang berbeda. Baik fisik, sifat, laku dan hidup. Semuanya tidak lagi akan sama.


Keluarga besar. Ia tercipta karena kebersamaan. Kebersamaan dibentuk dari kumpulan persatuan. Persatuan tercipta karena perengkuhan.
Kebersamaan - Persatuan - Perengkuhan.
3 hal tersebut harus berjalan. Jika satu saja terabaikan, maka keluarga besar tak lagi ada. Tinggallah sebuah nama, tanpa pelakon utama.
Jika antara pelakon terdapat tembok yang tebalnya melebihi tembok cina, tindakan yang diambil oleh pelakon lain yaitu saling merengkuh jarak yang akan membuat rusaknya persatuan.
Setiap pelakon haruslah peduli dan peka. Bukan tuli atau pekak.

Keluarga besar bukanlah sebuah eksistensi, tapi sebuah memorabilia.

Jika satu saja pelakon tak sedap hati, rengkuh dia kalau memang tidak ingin keluarga besar kehilangan satu pelakon yang membuat persatuan menjadi perpecahan dan TINGGALLAH SEBUAH NAMA YANG TAK BERMAKNA. Karena pelakonlah pencipta makna dari sebuah nama.


Saya menginginkan persatuan keluarga besar, karena saya ingin membawa memori yang melimpah penuh suka :)

Kamis, 10 Maret 2011

Sebab -> Akibat -> Sesal

Sekarang semuanya serba hati-hati. Hati-hati yang dimulai karena ada yang sakit hati. Sakit hati yang bermula karena canda yang tak henti. Entah akan berapa lama aku menanti. Berharap ini tidak sampai mati.


Setiap akan melakukan tindakan, saya pikirkan dahulu. Bahkan, sudah diujung tanduk saya melakukan sesuatu tapi karena ada yang menegur (entah siapa atau apa) saya batal melakukannya. Hanya karena memikirkan akibtnya. Yang padahal itu terkesan biasa saja.
Setiap akan bicara juga sekarang saya lebih sering diam. Bahkan ketika kata sudah diujung lidah pun akan tetap saya urungkan untuk berbicara.

Nyesek? Abeees! Itu sangat teramat tidak enak, Jendral!!



Tapi satu hal, itu RISIKO. Ingat, akibat selalu diawali oleh sebab.

Rabu, 09 Maret 2011

Semakin Instropeksi Diri

Kesalahan.
Perbuatan.
Becandaan.
Dan Perasaan.

Saya harus semakin sensitif dan peka. Karena sudah dua kali menginjak lubang yang sama. Tidak belajar dari pengalaman. Dan, lebih bodoh daripada kerbau pastinya (dalam hal satu ini).

Hal kayak gini terulang dalam waktu yang berdekatan. Pas dua minggu yang lalu! Ya! Tepat!
Dan kedua kejadian itu salah saya. SALAH saya.

Hikmah dari kesalahan saya itu adalah saya baru menyadari 'saat saya melakukan kesalahan, saya mati-matian memohon maaf' pada orang itu. Dan satu hal lagi, 'saya ga pernah peduli dengan orang yang salah tapi ga sadar kalo dia salah, hingga dia minta maaf' pada saya.
Yin dan Yan berlaku!




Saya hanya benci dalam keadaan diam, tak menyenangkan.
Sungguh..

Rabu, 23 Februari 2011

Ketahuilah, Hatiku Peka.

Saya tau itu serius. Seberapa lama saya menyangkal, selama itulah keseriusan bertambah kekal.

Jangan menentang akan kenyataan. Mengertilah akan keadaan. Meskipun itu tak sesuai dengan harapan. Tapi itulah keinginan Tuhan.

Setelah ini saya hanya butuh pencerahan. Untuk meminta permohonan, kawan..

Jumat, 18 Februari 2011

Welcome to the New Twitter

Satu kata buat Twitter, BOSAN.
Hingga hari ini, Twitter saya sudah berumur 1 tahun 5 bulan 3 hari. Tepatnya, ia tercipta pada tanggal 16 Agustus 2009 namun baru dapat diresmikan penggunaannya pada awal September 2009.
Tidak ada yang special pada jejaring dunia maya satu ini. Hanya saja, member yang aktif baru sedikit. Itu membuat saya bebas. It's became my diary at that time. Tidak ada yang membatasi saya untuk menyampah. Dan labilnya, lagi makan, abis makan, lagi minum, kebelet, mules, marah, bete, seneng, cacian semuanya saya update di Twitter. Tuhan, saya khilaf! Apa-apaan itu.
Tapi, wajar saja saat itu semua teman masih awam akan Twitter.

TAPI SEKARAAAANNGGGG??!?!! Twitter bukan lagi tempat untuk mengeluarkan unek-unek. It's too crowded to share our daily activity. Bahaya, Jendral!!

Kebebasan yang saya butuhkan.
Tapi tapi tapi tapiiiii itu membuat saya semakin jarang update (walopun ga sering belajar juga hahaha) dan mengurangi Twitter OD yang membuat saya hampir metong cyiin..

Walopun terkadang saya juga kangen suasana Timeline Twitter saya yang sepi, bebas dan kondusif untuk berkicau.

Ya itulah, saya cuma ingin meluapkan perasaan saya tentang Twitter saat ini. Sekian.

Selasa, 18 Januari 2011

KAMU DAN G A Y U S

Ya, kamu! Kamu dan G a y u s itu tidak.....tidak beda. Kalian sama. Melakukan hal negatif namun berimbas positif. Dimana keadilan? Ah! Sudahlah! Untuk apa saya begini. Tidak, saya tidak iri #jedotinKepala #kepalaKamuDong

At least, saya hanya akan berkata 'Selamat! Kamu telah berhasil mengikuti langkah sukses g a y u s'. Sekian.

Senin, 10 Januari 2011

Menjadi Orang yang Lebih Baik

Saya ingin menjelaskan betapa sulitnya saya untuk tampil sempurna. Bukan. Terlihat sempurna.
Saya ingin menutupi kelemahan, tanpa merugikan diri saya. Apalagi menyiksa. Tapi dari situ akan timbul suatu sisi baik dan usaha yang tersembunyi selama ini.

Ini beberapa hal yang saya maksud.
Sila disimak!


BOKEK
disaat dompet tak berguna (karna ga ada uang untuk disimpan), sabarlah. Tak perlu orang tau. Siapa yang akan mempedulikannya. Cukup kamu sendiri yang tau. Terkecuali jika ada yang nagih hutang kepadamu. Kalo kamu ga jujur, ya babak belur.

SAKIT / GA ENAK BADAN
tetap semangaaaaaaaat.... Itulah kata Bondan Prakoso.

GA MOOD BELAJAR
jauhi setan itu! Saat kamu sibuk melakukan sesuatu di jam pelajaran, saat itulah poin positifmu berkurang dimata orang lain. Tahan untuk beberapa saat. Hibur dirimu agar tetap tenang.

EMOSI / GALAU / LABIL
aduuuuh please deh. Berhenti nge-spam di jejaring sosial deh. Ga banget. Terlihat seperti kurang kerjaan, Nyun (dan saya baru sadar betapa kurang kerjaannya saya saat awal2 punya twitter, kini tweet saya telah mencapai 13rb. Ababil banget. Tsk) Mending kamu tulis diary aja (duh masi ada gt :D). Ya ngeblog aja. Saya baru sadar blogging itu menyenangkan (hanya saja susah untuk memulai dan mengakhirinya :p)

JATUH CINTA
disaat kamu mengenal cowok tetaplah stay cool, Nyun. Anggap saja tidak ada kejadian apa-apa. Itu akan lebih baik. (duh, apalagi ya? Saya bingung alasan untuk poin ini hehehe)



Got the point?
Ya! Jangan tunjukkan kelemahan kita. Orang tidak akan peduli. Tunjukkan kemampuanmu. Usahamu. Untuk menjadi orang yang lebih baik.


Semoga saya bisa merealisasikannya menjelang tanggal 17 Januari nanti. Loh?! #loKatePemblokiranBB

Sabtu, 08 Januari 2011

Balada Si Noni

Selamat pagi, teman. Awali pagi mu dengan minum si Noni. Yang tidak minum si Noni jangan sedih, berbahagialah.

You know my dad so well, lah. Dia itu gampang terpengaruh dengan obat-obatan herbal (jadi, kalo anda penjual obat herbal kalo ingin laku, jangan datanglah kerumah saya. Saya udah capek disodorin obat -__-).
Ini hari Minggu, tidak seharusnya pukul 9 Papa teriak "YUUUN..." sedangkan saya masih di dunia lain (whaaat?!). Terperanjat. Itulah penyesalan saya. Seharusnya saya tetap tak bergerak dan tetap konsentrasi dengan tidur. Terus dia masuk bawa cangkir kecil yang terisi cairan hitam yang mengandung mengkudu, ya itu dia si Noni.
Papa: "Nih! Abisin.
Saya: (masih dalam keadaan seperti orang mabuk)
P: "Minumlah! Ni mau sembuh ndak?" [papaaaaaaa! Kok kesannya saya punya sakit yang berat gitu ya. Oh iya, sakit soal Berat Badan.]
Y: "Tapi ni belum gosok gigi, pa."
P: "gapapa. Malah lebih bagus." -- bagus apanya paaa, nelan jigong -_-
Y: (langsung abisin si Noni, terus berdiri ambil air putih dan langsung gosok gigi dan nongkrong di wc. Yak! Papa saya tinggal begitu aja.)

Saya langsung ga napsu sarapan nih. Ngemil aja kali, ya? Ngemil nasi.
Sebenernya ga ada masalah minum obat. Tapi si Noni ini berasal dari buah mengkudu pemirsa! M E N G K U D U. Kudu mati saya kalo ga nelan dia. Doh!
Dan bisa kalian bayangkan keteraturan Papa nyodorin si Noni setiap harinya. Modar!!

"Adeeeek, panggil kak yuni suruh jemur kain mama."
itu suara mama saya. Tau, kan?

Ya sudah, teman. Karna suara mama tadi, saya mesti bergegas untuk tidur kembali.


Selamat mengawali hari Minggu.

Jumat, 07 Januari 2011

TATAPAN ITU

Waktu menjadi intensitas.
Lokasi menjadi pertemuan.
Mata menjadi saksi.
Hati menjadi objek.


Lalu?
Saya suka.
Saya suka tatapan itu.
Saya ingin.
Saya ingin memilikinya.

Bagai kemarau melepas hasrat rindu tetesan embun. Jatuh meresapi butir per butir pasir semesta. Disaat itulah proses terjadi.

Tidak munafik berkata. Saya wanita, yang ingin dicinta. Hingga cemburu alam semesta. Akan hubungan kita.


At least, i just wanna say: I love the way you look at me. And, tell me your name :)