take what happened as a lesson

Senin, 02 Januari 2012

Kenangan dan Harapan

2011 tinggallah kenangan. 2012 memberi harapan.

uang itu tidak ada apa-apa dibandingkan dengan waktu. uang mampu membeli segalanya kecuali waktu. (cinta masih bisa dibeli: datuk maringgi+siti nurbaya)

waktu tidak bisa berputar kembali. barang sepersekian detik pun gak ada yang sanggup memutar kembali waktu. namun dengan demikian, masih banyak waktu yang (mungkin) tersedia untuk kita. resolusi yang dicanangkan pada tahun 2011 yang tidak terjalankan pun tidak terhenti sampai disitu. waktu memang tidak bisa berputar kembali, tapi harapan masih dapat terus digenggam dan menunggu waktu yang tepat hingga terwujud kebahagiaan.

kita pernah berharap; andai tak ada batas cinta. begitu juga waktu. andai tak pernah ada batas waktu. bebas. bebas tak menentu? bisa saja terjadi. karena sejatinya, batas waktu membuat kita disiplin dan tanggung jawab.

mungkin waktu yang telah lewat hanya menjadi kenangan oleh setiap momennya. momen-momen dimasa lalu itulah yang memancing segala harapan yang ingin diwujudkan.
2011, kenangan dimana saya berada dalam dua tingkatan pendidikan: SMA dan Perguruan Tinggi. melakukan Ujian Nasional dan jantungan menunggu hasil UN dan kelulusan PBUD. perpisahan dengan teman SMA dan perkenalan dengan teman kuliah. dimana tidak ada lagi istilah PR melainkan tugas dan deadline. bukan lagi diajar oleh guru, melainkan dosen. tidak ada lagi seragam sekolah.

begitu banyak perubahan yang saya dapatkan di tahun 2011. betapa beruntungnya saya dapat mendapatkan semua itu. namun di sisi lain, manusia itu tidak pernah puas dengan apa yang telah didapatkannya. selalu saja ada yang kurang. ya, begitu juga saya. masih banyak yang ingin saya raih dan saya wujudkan. mungkin di tahun yang baru ini saya harus lebih semangat lagi agar kelak di tahun 2013 saya dapat menyimpulkan banyak perubahan dan hal2 positif yang saya raih di tahun 2012 :))
amin..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar